BANTUAN DI TAMBAH, JOKOWI INGATKAN WARGA CIANJUR HARUS JADI RUMAH TAHAN GEMPA
BANTUAN DI TAMBAH, JOKOWI INGATKAN WARGA
CIANJUR HARUS JADI RUMAH TAHAN GEMPA
Presiden
Joko Widodo (Jokowi) menambah bantuan untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat.
Ia mengantar langsung bantuan tersebut ke posko pengungsian.
Jokowi
berkata keputusan menambah jumlah bantuan ini berdasarkan pengalaman penanganan
gempa di NTB.
"Tadi
pagi saya sudah juga menyampaikan ke Menkeu, 'Ada uang atau tidak?' Ternyata
ada sedikit sehingga saya putuskan, yang Rp50 juta akan menjadi Rp60 juta, yang
Rp25 juta akan Rp30 juta, yang Rp10 juta akan menjadi Rp15 juta," kata
Jokowi di Cianjur, Kamis (8/12).
Jokowi
meminta masyarakat menggunakan uang itu secara bijak. Ia berkata korban gempa
di daerah lain ada yang justru menggunakan uang bantuan untuk membeli motor.
Ia ingin
masyarakat memakai duit itu untuk membangun kembali rumah yang rusak. Jokowi
meminta warga untuk menggunakan bahan yang masih bisa dipakai.
"Titipan
saya agar pembangunannya segera dimulai. Rumah-rumah yang runtuh segera
dibersihkan dari puing-puing. Yang bisa dipakai batu batanya, yang bisa dipakai
ya dibersihkan dipakai lagi. Kayunya yang bisa dipakai, juga agar bisa dipakai
lagi," ujarnya.
Sebelumnya,
gempa mengguncang Cianjur pada Senin (21/11). Kekutan gempa twrsebut magnitudo
5,6. Sekitar 53 ribu rumah rusak karena gempa itu.
Sebanyak 334
warga tewas, 114.751 jiwa mengungsi di 264 titik posko pengungsian, serta 8
orang masih dalam pencarian.

Komentar
Posting Komentar