TERUSKAN TUGAS ANIES, JOKOWI YAKIN HERU MAMPU SELESAIKAN MASALAH BANJIR DAN MACET JAKARTA
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi
Hartono ditetapkan sebagai penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta. Presiden Joko
Widodo (Jokowi) menitipkan pesan kepada Heru untuk mengatasi banjir dan macet
di ibu kota.
Heru terpilih menjadi Pj Gubernur DKI
usai digelarnya Sidang Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin oleh Presiden Joko
Widodo (Jokowi) secara tertutup pada Jumat (7/10).
"Saya udah saya sampaikan kepada
Pak Heru utamanya persoalan utama di DKI Jakarta, macet, banjir," kata
Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/10).
Kepala negara meminta agar Heru bisa
mengatasi masalah banjir dan macet secara signifikan. Selain itu, ia menitipkan
kepada Heru untuk mengatasi persoalan tata ruang.
"Harus ada progres perkembangan
yang signifikan, yang ketiga hal yang berkaitan dengan tata ruang," ucap
Jokowi.
Sementara itu, Anies Baswedan
mengucapkan selamat atas terpilihnya Heru Budi Hartono sebagai Pejabat Gubernur
(Pj) Gubernur DKI Jakarta. Heru disebut terpilih usai digelarnya Sidang Tim
Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dia menyatakan percaya kepada Heru untuk
menjabat sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta. Pasalnya, kata Anies Heru mempunyai
pengalaman yang mumpuni.
"Selamat kepada pak heru budi yang
mendapatkan amanat untuk menjadi pj di DKI Jakarta. Kami percaya pengalaman
yang beliau miliki akan menjadi bekal yang sangat baik," kata Anies di
Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (7/10).
Lebih lanjut, Anies mengatakan percaya
pada keputusan Presiden Jokowi. Menurutnya, keputusan itu pasti diambil dengan
mempertimbangkan banyak faktor demi kebaikan ibu kota.
"Kami percaya bahwa Bapak Presiden
mengambil keputusan dengan mempertimbangkan seluruh faktor yang lengkap demi
kebaikan bagi masyarakat Jakarta," tegasnya.
Dia menyampaikan menghormati seluruh
proses yang berlangsung. Dia juga mengucap syukur, lantaran Pj Gubernur penggantinya
itu ialah orang yang juga paham betul dengan permasalahan di Jakarta.
"Nah, selebihnya kita ikut dukung
siapapun yang betugas termasuk Pak Heru untuk bisa menjalankan tugas-tugasnya
dengan baik apapun yang bisa kami lakukan di Jakarta kami akan kerjakan,"
tutup Anies.
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi
Hartono menanggapi soal dirinya yang resmi ditunjuk sebagai Penjabat (Pj)
Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan. Dia berjanji akan bekerja
membangun Jakarta sebaik mungkin.
"Terima kasih. Saya akan bekerja,
bekerja, dan kerja untuk Jakarta," katanya kepada Liputan6.com, Minggu
(9/10).
Dia mengaku belum mengetahui jadwal
pelantikan Pj Gubernur DKI. Kendati begitu masa jabatan Anies akan habis pada
16 Oktober 2022.
Sementara itu, Anies Baswedan
mengucapkan selamat atas terpilihnya Heru Budi Hartono sebagai Pejabat Gubernur
(Pj) Gubernur DKI Jakarta. Heru disebut terpilih usai digelarnya Sidang Tim
Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dia menyatakan percaya kepada Heru untuk
menjabat sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta. Pasalnya, kata Anies Heru mempunyai
pengalaman yang mumpuni.
"Selamat kepada pak heru budi yang
mendapatkan amanat untuk menjadi pj di DKI Jakarta. Kami percaya pengalaman
yang beliau miliki akan menjadi bekal yang sangat baik," kata Anies di
Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (7/10).
Lebih lanjut, Anies mengatakan percaya
pada keputusan Presiden Jokowi. Menurutnya, keputusan itu pasti diambil dengan
mempertimbangkan banyak faktor demi kebaikan ibu kota.
"Kami percaya bahwa Bapak Presiden
mengambil keputusan dengan mempertimbangkan seluruh faktor yang lengkap demi
kebaikan bagi masyarakat Jakarta," tegasnya.
Dia menyampaikan menghormati seluruh
proses yang berlangsung. Dia juga mengucap syukur, lantaran Pj Gubernur
penggantinya itu ialah orang yang juga paham betul dengan permasalahan di
Jakarta.
"Nah, selebihnya kita ikut dukung
siapapun yang betugas termasuk Pak Heru untuk bisa menjalankan tugas-tugasnya
dengan baik apapun yang bisa kami lakukan di Jakarta kami akan kerjakan,"
tutup Anies.
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi
Hartono menanggapi soal dirinya yang resmi ditunjuk sebagai Penjabat (Pj)
Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan. Dia berjanji akan bekerja
membangun Jakarta sebaik mungkin.
"Terima kasih. Saya akan bekerja,
bekerja, dan kerja untuk Jakarta," katanya kepada Liputan6.com, Minggu
(9/10).
Dia mengaku belum mengetahui jadwal
pelantikan Pj Gubernur DKI. Kendati begitu masa jabatan Anies akan habis pada
16 Oktober 2022.

Komentar
Posting Komentar